Kamis, 20 Juni 2019

Jasmine dan Rajah : Kekuatan dalam kecantikan




Sudah menonton film Aladdin tahun 2019 ini ? . Apa yang dirasakan? keren, seru, haru ? atau mengingat film Aladdin sebelumnya di tahun 90’s?  Pengen naik karpet terbang? atau malah ada yang asyik terhanyut nyanyi di tengah pertunjukan?.  Sebagai angkatan 90’s an, saya sih salah satunya yang dengan pe-de nya, di tengah pertunjukan saya  ikut bersenandung lagu klasik Aladdin yang dulu di nyanyikan Lea Salonga dan Brad Kane pada jamannya, sampai sebelah saya  ngliatin aneh gimana gitu..hehhhehehe.  

 a whole new world..the new fantastic point of view
 A whole new world
 A new fantastic point of view
No one to tell us no
Or where to go
Or say we're only dreaming
A whole new world .

Lagu sound track yang melegenda itu sekarang dinyanyikan oleh  Naomi Scoot  dan Mena Massoud sang pemeran, dan Zayn Malik dan Zhavia Ward juga tidak ketinggalan didapuk untuk menyanyikan official soundtracknya. Lagunya memang easy listening dan membuat semua orang akan ikut bersenandung.

Bagaimana dengan kisahnya ? Kisah legenda cerita seribu satu malam itu memang tidak akan lekang di makan waktu, dengan pakem yang sama, Tentang Aladdin, dan Putri Jasmine, lengkap dengan Jin dari lampu ajaib dan karpet ajaib. Hebatnya,  Disney bisa mengemasnya dengan penuh pesan moral yang keren dan mengena, meski sudah terpatok pakem, dan sudah buka rahasia umum bahwa Princess yang ditampilkan Disney memang mempunyai brain, beauty dan behaviour. Sebut saja dari Belle yang cerdas, Mulan yang tangguh, Moana sampai kepada Jasmine.

Jasmine di karakterkan sebagai seorang yang cantik, tapi sangat tegas dan pemberani, tidak silau dengan hadiah –hadiah permata nan bling – bling itu, dan hadiah – hadiah lainnya.   Dan, yang menarik perhatian adalah hewan kesayangan Jasmine, Rajah. Rajah diceritakan adalah seekor adalah seekor singa yang tertinggal  dari rombongan sirkus saat di Agrabah. Rajah akhirnya menjadi hewan peliharaan Jasmine yang sangat melindungi putri tersebut.

Seorang putri biasanya identik dengan cantik dan lemah lenbut, demikian pula dengan wanita pada umumnya. Hewan peliharaan pun biasanya juga yang lazim, misalkan kucing, kelinci atau hewan jinak lain.Bagaimana dengan Jasmine dan singa nya ? memang tidak biasa apabila seorang putri cantik dan lembut tapi memelihara singa.sereeem lah gaess,,,ye kan? 

Singa identik dengan lambang kekuatan dan kekuasaan, terus kenapa Jasmine malah bersahabat dengan Singa? Hewan buas yang mengerikan, pemakan daging dan siap marah setiap saat,  kebanyakan setiap orang pasti akan juga merasa takut apabila berhadapan dengan binatang ini.  Namun, ada beberapa hal yang bisa di sampaikan saat melihat kedekatan antara Jasmine dan Rajah, yang bisa mematahkan konsep tentang wanita

.   1. Jasmine sangat berani dan kuat, dibalik kecantikannya, dia berani memelihara Rajah, yang notabene adalah hewan buas yang ditakuti banyak orang.  Hal itu menjadikan Jasmine menjadi sosok yang berani juga menghadapi Jafar, si penyihir. Dengan tegas juga dia mengatakan kebenaran.

2  2. Wanita itu adalah pengendali. Rajah yang kuat dan terkenal sebagai hewan pemangsa, namun bisa d kendalikan oleh Jasmine. Kendali  Jasmine sangat kentara, Rajah akan selalu menurut apa perkataan Jasmine

3  3. Wanita itu penyayang tanpa syarat. Dengan tidak mempertimbangkan kodrat Rajah sebagai hewan buas, Jasmine dengan penuh kasih sayang memelihara Rajah

Ehmm...jadi apakah sebagai wanita kita masih bisa dikatakan sosok lemah, hanya berkutat dengan perhiasan dan segala kemewahan?. Yang ada, sebenarnya kekuatan dan kendali itu ada pada kita sebagai wanita, dengan senjata yang dinamakan ‘ cinta tanpa syarat’. Dengan cinta tanpa syarat dan lemah lembut yang kita miliki, di situlah tersimpan kekuatan dahsyat,  untuk kita menghadapi dunia. Jadi, masih mau menjadi wanita yang ‘cengeng’ ala –ala? Hehehhe...






Tidak ada komentar:

Posting Komentar